Sunnah Islam

TAUBAT DARI PERBUATAN DOSA

Eko Kusnurhadi TAUBAT DARI PERBUATAN DOSA

Taubat Dari Perbuatan Dosa

Taubat dari perbuatan dosa besar adalah dengan segera meninggalkannya, dan minta ampun kepada Allah, serta tidak mengulanginya lagi, sebagaimana firman Allah:

(إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا) (١٧)

“Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kebodohan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya. Dan Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisaa’: 17)
Eko Kusnurhadi TAUBAT DARI PERBUATAN DOSA
Syarat diterima taubat:
1) Ikhlas: semata-mata karena Allah,
2) menyesal atas dosa yang telah diperbuatnya,
3) meninggalkan sama-sekali maksiat yang pernah dilakukannya,
4) tidak mengulanginya lagi,
5) istighfar: memohon ampunan Allah,
6) memenuhi hak orang, atau meminta mereka membebaskan hak tersebut,
7) dilakukan sebelum ajalnya tiba.

Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:

إِنَّ اللهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ.

“Sesungguhnya Allah akan menerima taubat hamba-Nya selama nyawanya belum sampai di tenggorokan.” [Hadits hasan yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi.]

Artikel sebelumnya :

To Top